Sudah Pantaskah kita untuk jodoh yang kita idam-idamkan????
Sering kali kita mempunyai kriteria pasangan yang terlalu tinggi tanpa kita menyadari bahwa kita tidak sepadan dengan kriteria yang kita buat sendiri. Pertanyaan-pertanyaan dari beberapa wanita muslim yang ingin mencari pasangan antara lain: Masih adakah laki-laki sholeh saat ini?? atau dengan kata lain kita ingin mencari pasangan baik suami atau istri yang sholeh atau sholehah. Tetapi kita sering lupa menilai diri kita sendiri sudah sholeh atau sholehah belum.
Pertanyaan-pertanyaan itu sering kali diungkapkan oleh para pencari jodoh saat ini. Lebih ekstrim lagi, mereka merasa belum ada jodoh atau belum siap menikah karena belum cukup modal, belum mempunyai pekerjaan yang mapan, belum ada rumah, belum ada mobil dll.
Jadi sejatinya, kondisi yang sering terjadi saat ini adalah kita lebih memikirkan dengan siapa kita akan menikah, bukan sudah pantaskan kita untuk menikah. Apa yang dimaksud dengan pantas tersebut? Dalam Q.S. An Nur ayat 26 disebutkan
" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)"
Pada ayat tersebut jelas tertulis bahwa wanita baik akan dijodohkan dengan laki-laki baik, dan wanita yang keji juga akan dijodohkan dengan laki-laki yang keji. Jadi sekarang terserah pada masing-masing laki-laki dan wanita yang sedang mencari pasangan, pasangan seperti apa yang mereka inginkan?? Jika ingin wanita yang sholeh berarti kita sebagai wanita harus berusaha keras menjadi sholehah. Jadi bagi yang masih menunggu pasangan yang sholeh dan sholehah, bukan orangnya yang tidak ada,tetapi kitanya yang belum pantas untuk bertemu dengannya. Allah hanya akan mempertemukan kita sesuai dengan kepantasan diri kita.
Kemudian apa yang bisa kita upayakan untuk memantaskan diri supaya mendapatkan jodoh yang sholeh atau sholehah??
1. Introspeksi diri, Lihat diri kita dan evaluasi, coba buat daftar seperti apa calon jodoh yang kita idamkan, yang kita impikan. Tulis. Setelah tulis maka cocokkan dengan kondisi kita hari ini. Periksa amal kita, ibadah kita, akhlak kita, prilaku kita dan semuanya. Setelah itu jika ketemu kurang baik maka baikkan, jika dalam evaluasi ibadah masih kurang maka tingkatkan ibadahnya. Kalau laki-laki cek juga kantongnya, dan juga kemapanannya.
2. Berusaha, Setelah kita melakukan introspesksi diri seperti diatas, dan dirasa diri kita masih belum pantas untuk mendapatkan jodoh seperti yang kita inginkan, maka berusaha belajar untuk memantaskan diri baik dari segi amalan, ibadah, akhlak, dll. Belajar bisa dengan menggikuti banyak majlis taklim, dengan membaca buku, dll
3. Berikhtiar, Setelah evaluasi diri, setelah Ibadahnya meningkat. Maka langkah yang selanjutnya adalah berikhtiar. Berusaha bertaaruf dengan seseorang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar